Hari Jum'at 17 Desember 2010 pukul 01.30 papaku diopname di RS Sari Asih Cileduk karena penegangan otot punggung kanan yg nyerinya sampai ke leher di belakang telinga kanan. Malamnya, ananda Rifqi bersama Eyang Uti dan Bude Ela nengokin papaku yg lagi terbaring sakit. Setelah jam waktu berkunjung habis - pukul 21.00, ananda Rifqi, Eyang Uti dan Bude Ela pamitan pulang. Papaku pun siap2 berangkat ke alam mimpi. Eh, tiba2 ananda Rifqi, Eyang dan Bude Ela muncul lagi. Kata Eyang, pas depan lift, ananda Rifqi gak mau pulang, dia mau tinggal nemanin papaku. "Rifqi mo ama papa.." kata dia sambil nangis sesenggukan. Papaku terharu jadinya. Setelah dibujuk cukup lama akhirnya ananda Rifqi pun bersedia pulang. Kata mamaku sewaktu di rumah, ananda Rifqi bilang "Kasihan papa ya Ma, sendirian di rumah sakit." Ternyata dalam umur 4 1/2 dia udah bisa berempati, alhamdulillah ya Allah. Allaahumma ya Allah, jadikanlah dia dan keturunannya termasuk dalam hamba2-Mu yg saleh dan muqarrabiin kelak di Akhirat, engkau jadikan rumah tangga mereka rumah tangga sakinah mawaddah, amiiin ya rabbal aalamiin..
Selasa, Desember 21, 2010
Senin, Desember 20, 2010
Shalat Jamaah ama Papakoe
Sepulang papaku dari kantor, gak lama kemudian waktu shalat maghrib. Rifqi ama papaku kemudian shalat maghrib berjamaah di rumah, yg kemuadian diabadikan oleh mama. Berikut foto2nya...
Shalat Jamaah ama Papakoe
Pulang kantor sore hari, Rifqi ama papaku kemudian shalat maghrib berjamaah di rumah. Mama kemudian mengabadikan Rifqi lg shalat seperti foto2 berikut
Selasa, November 23, 2010
15 Siksa Bagi yg Meremehkan Shalat
Ada 15 siksa buat orang yang meringan-ringankan sholat (menunda-nunda waktu sholat). enam perkara di dunia, tiga perkara ketika matinya, tiga perkara ketika di dalam kuburnya dan tiga perkara lagi saat menghadap Allah SWT.
Enam Perkara ketika di Dunia :
1. Diambil berkah pada umurnya. (misalnya gelisah dan merasa tidak puas dan sempit waktu)
2. Diambil berkah pada rezekinya (merasa kurang terus sekalipun hartanya banyak)
3. Diambil wajah sholehnya (berkah sholeh pada wajahnya)
4. Tidak terpelihara baginya agama islam (sholatnya tidak terurus dan berantakan)
5. Tiap-tiap amal di dunia yang diamalkannya tidak diberi pahala.
6. Tiada diangkat do’anya oleh malaikat ke langit.
2. Diambil berkah pada rezekinya (merasa kurang terus sekalipun hartanya banyak)
3. Diambil wajah sholehnya (berkah sholeh pada wajahnya)
4. Tidak terpelihara baginya agama islam (sholatnya tidak terurus dan berantakan)
5. Tiap-tiap amal di dunia yang diamalkannya tidak diberi pahala.
6. Tiada diangkat do’anya oleh malaikat ke langit.
Tiga perkara ketika matinya :
1. Mati dalam keadaan hina
2. Matinya dengan sangat lapar
3. Matinya dalam keadaan dahaga, sekalipun diminumkan untuknya air satu dunia, tetap akan haus terus.
2. Matinya dengan sangat lapar
3. Matinya dalam keadaan dahaga, sekalipun diminumkan untuknya air satu dunia, tetap akan haus terus.
Tiga Perkara ketika di dalam kuburnya :
1. Disempitkan lubang kuburnya.
2. Didatangkan padanya malaikat siksa kubur yang mempunyai kuku-kuku yang panjangnya perjalanan sehari semalam. Kemudian malaikat memukulnya dengan palu dari besi ditangan kanannya hingga kita masuk ke dalam tanah sampai 70 hasta (satu hasta + 100 meter), lalu malaukat itu mengambilnya hanya dengan kuku satu jari telunjuknya, terus disiksa hingga hari Kiamat tiba.
3. Didatangkan padanya binatang-binatang ular yang matanya terbuat dari api neraka, nama ular tersebut “Sujaul Aqro”.
2. Didatangkan padanya malaikat siksa kubur yang mempunyai kuku-kuku yang panjangnya perjalanan sehari semalam. Kemudian malaikat memukulnya dengan palu dari besi ditangan kanannya hingga kita masuk ke dalam tanah sampai 70 hasta (satu hasta + 100 meter), lalu malaukat itu mengambilnya hanya dengan kuku satu jari telunjuknya, terus disiksa hingga hari Kiamat tiba.
3. Didatangkan padanya binatang-binatang ular yang matanya terbuat dari api neraka, nama ular tersebut “Sujaul Aqro”.
Tiga perkara ketika bertemu Tuhannya:
1. Disuruhnya malaikat menggantungkan rantai panjang 70 hasta di lehernya, kemudian dimasukkan rantai itu melalui mulutnya dan dikeluarkan melalui duburnya.
2. Dipecutkannya rantai itu ke tubuhnya
3. Maka dibawa padanya ke Neraka.
2. Dipecutkannya rantai itu ke tubuhnya
3. Maka dibawa padanya ke Neraka.
Nauuzu billaahi min zaalik
sumber: http://infotekkom.wordpress.com/2010/07/01
sumber: http://infotekkom.wordpress.com/2010/07/01
Senin, November 22, 2010
Nenek Aji - in Memoriam
Almarhumah nenek aji meninggal hari Kamis pukul 23.30 tanggal 27 Juli 2006 atau sembilan hari setelah kelahiran aku. Beliau ke Jakarta untuk nengokin aku yg lahir 18 Juli, tetapi sesampai beliau di bandara Soetta Jakarta dari Batam dalam rangka menghadiri pernikahan om Musa, beliau terkena stroke. Setelah sempat dirawat selama sembilan hari di RS Pelni terus dipindah ke RS Fatmawati, beliau berpulang ke rahmatullah dalam usia +/- 55 tahun. Beliau lahir di Pinrang 29 Mei 1951.
Berikut beberapa foto beliau diantaranya sewaktu beliau ikut kursus kecantikan di Salon Sayonara Makassar sekitar tahun 1986 - 1987. Papaku waktu itu kebagian tugas mengantar dan menjemput beliau sekalian menjadi objek praktek, he..he..
![]() |
| Foto nenek aji waktu ujian kursus kecantikan. Cantik ya?? |
Juga ada foto beliau sewaktu acara lamaran om Musa dengan tante I'in. Waktu itu nenek aji, om Musa, papaku dan kakek Zulfiqar mampir makan martabak sepulang dari rumah tante I'in. Nah, gak lama setelah itu kira2 lima bulanan, beliau kembali ke hadirat-Nya, innaa lillaahi wa innaa ilaihi raajiuun.
![]() |
| nenek aji lg senyum pepsodent.. |
Selamat jalan ya nenek aji, allaahumag firlahaa warhamhaa wa aafiihaa wa'fu anhaa wa akrim nuzulahaa wa wassi' madkhalahaa wagsilhaa bil maa'i wastsalji wal barad wa aaizhaa min azaabil qabri wa azaabin naar, amiin ya rabbal 'aalamiin
Nenek Aji - in memoriam
Almarhumah nenek aji berpulang ke rahmatullah hari Kamis tgl 27 Juli 2006 pukul 23.30 atau sembilan hari setelah kelahiran aku di RS Fatmawati karena stroke. Berikut ini beberapa foto beliau antara lain sewaktu beliau kursus kecantikan di Sayonara Salon sekitar tahun 1986 - 1987 atau sewaktu papa masih SMA, krn papaku waktu itu kebagian tugas ngantar nenek aji berangkat dan pulang kursus, sekalian jadi objek praktek he..he..
Kamis, Oktober 14, 2010
Ekspresi papaku dan Rifqi

![]() |
| papaku gak mirip om Tukul Arwana kan? |
Kemarin hari Rabu 13 Oktober 2010 Rifqi diantar mama dan papanya ke RS Pelni petamburan cek darah untuk mengetahui jenis alergi yang memicu asma yang ananda Rifqi idap. Cek darah ini atas permintaan Prof Dr Hadiarto Mangunnegoro ahli paru di RS Pelni yg juga meminta utk ke dokter THT. Menurut dokter THT amandel Rifqi agak membesar, tapi ini lumrah pada anak seusia dia, nanti juga akan normal seiring dengan pertambahan usia. Nah, sambil menunggu obat di instalasi farmasi, Rifqi dan papaku berpose dengan beberapa ekspresi seperti pada foto berikut
Langganan:
Postingan (Atom)










